MAJUWA (Malam Jum'at Wage) adalah pengajian rutin bulanan untuk umum.
Pengajian Ibu-ibu yang dilaksanakan setiap hari sabtu sore.
Taman Pendidikan Al-Qur'an Anak-anak yang dilaksanakan setiap hari selasa dan jum'at.
KAMINGSUN (Kamis Wengi Sutopadan Tadarusan) adalah kegiatan yang dilaksanakan mingguan.
Bank Sampah dilaksanakan setiap sebulan sekali di hari Ahad terakhir.
HAMMAS (Himpunan Anak Muda Masjid As-Salam Sutopadan) adalah wadah organisasi untuk pemuda.
Mengenal lebih dekat sejarah dan perjuangan berdirinya Masjid As-Salam Sutopadan.
“Terwujudnya masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat yang makmur, inklusif, dan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.”
Masjid As-Salam Sutopadan dibangun pada tahun 1983 sebagai jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat Kampung Sutopadan akan adanya tempat ibadah yang layak dan terpusat. Pada masa itu, Kampung Sutopadan belum memiliki masjid maupun mushala permanen. Kondisi tersebut mendorong warga untuk melaksanakan kegiatan ibadah, khususnya shalat berjamaah yang dulunya kegiatan keagamaan hanya dilakukan di salah satu rumah warga. Meski diliputi keterbatasan, semangat kebersamaan dan keinginan untuk menjaga nilai-nilai keislaman tetap tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya aktivitas keagamaan, kebutuhan akan sebuah masjid semakin dirasakan mendesak. Warga menyadari bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, sarana silaturahmi, serta wadah pendidikan dan kegiatan sosial keagamaan. Dari kesadaran kolektif inilah muncul tekad bersama untuk mendirikan sebuah masjid di Kampung Sutopadan.
Pembangunan Masjid As-Salam Sutopadan terwujud berkat semangat gotong royong warga dan kemurahan hati salah satu keluarga dermawan yang mewakafkan sebidang tanahnya untuk kepentingan umat. Tanah wakaf tersebut menjadi fondasi awal berdirinya masjid yang hingga kini terus dimakmurkan oleh masyarakat sekitar. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan swadaya masyarakat, baik dalam bentuk tenaga, material, maupun dukungan dana, sesuai dengan kemampuan masing-masing warga.
Sejak pertama kali berdiri, Masjid As-Salam Sutopadan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah wajib dan sunnah, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Masjid ini menjadi saksi perjalanan spiritual warga Sutopadan, mulai dari shalat berjamaah, pengajian, peringatan hari besar Islam, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan yang mempererat ukhuwah antarwarga.
Hingga saat ini, Masjid As-Salam Sutopadan tercatat termasuk sebagai salah satu masjid tertua di wilayah Kalurahan Ngestiharjo. Keberadaannya menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas Kampung Sutopadan. Masjid As-Salam Sutopadan tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol persatuan, keikhlasan, dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Islam dari generasi ke generasi.
Berasal dari akar kata sīn-lām-mīm, yang berarti aman dan tenteram. Masjid ini diharapkan menjadi tempat yang damai untuk mencari keselamatan dunia dan akhirat.
Periode 2024 - 2027
"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu..."
QS. Al Munafiqun : 10



Sudah Terbeli





Update kegiatan dan informasi Masjid As-Salam Sutopadan